Pagi datang dikerajaan airheart, cahaya matahari mulai memasuki celah-celah jendela istana. Dikoridor lantai 3 istana terdengar langkah cepat seorang laki-laki berpakaian seragam biru lengkap dengan pedang yang ada di tangannya, tak berapa lama ia berhenti di depan pintu suatu ruangan. Ia mengetok pintu ruangan itu “pangeran, ini Etward”
Tak ada jawaban laki-laki itu mengetok pintu sampai dua kali “hamba diutus oleh raja untuk memanggil pangeran, guru anda sudah hadir diruang belajar” jelas laki-laki itu menunggu jawaban dari dalam ruangan. Etward semangkin tak tahan mnunggu jawaban dari dalam ruangan dan mencoba mengintip kedalam ruangan. Ruangan yang sangat rapi,tempat tidur yang berwarna putih bersih pun telah rapi, beberapa lukisan-lukisan pemandangan tertaruh di pinggir ruangan, kamar yang sangat sejuk karena kerajaan airheart memiliki pantai yang sangat indah karena itu angin masuk yang perlahan-lahan sangatlah membuat kantuk.
Etward kini melihat kesekliling ruangan itu, tak ada tanda-tanda orang didalam ruangan. Terkejut, Etward langsung melihat kejendela yang sudah terbuka dan berlari ke beranda yang cukup luas diluar ruangan itu. Ada seutas tali yang menghubungkan ruangan lantai 3 itu dengan lantai dasar, tak berkata-kata Etward langsung berteriak keras “PANGERAN!!!!!”
THE NINTH KINGDOM AND WHITEMOON ISLAND –REMAKE-
Cp.1 BEGIN
Tidak jauh dari kerajaan airheart, masih dalam wilayah kerajaan. Terdapat panti asuhan yang berada di pinggiran desa kecil airheart , st.Worryworth. panti asuhan ini sudah lama ada,karena dulu pulau whitemoon ini sangat pelik dengan perang saudara sehingga banyak anak-anak yang kehilangan orangtuanya. Sekarang St.Worryworth sedang dipimpin dengan pengasuh Firya dan empat pengasuh lainnya.
Jam sudah menunjukkan jam 06.00 anak-anak di panti biasanya sudah bersiap ke kota airheart untuk menjualkan kue yang mereka pangang subuh tadi, anak-anak dipenti diberi tugas masing-masing, seperti memangang kue harus bangun jam 3 subuh biasanya diserahkan ke anak-anak panti yang berumur 10-13 tahun dan pengasuh ,menjual kue diserahkan untuk 14-17 tahun dikarenakan jalan dari panti dan kota airheart sungguhlah sangat berbahaya karena melewati hutan mereka harus bangun jam 06.00, lalu 3-9 tahun membersihkan kamar dan mencuci. Setiap harinya mereka melewati sehari-hari seperti itu.
Pagi ini seleruh anak-anak yang akan menjual sudah berbaris rapi sambil memegang kue masing-masing di dalam keranjang. Lalu keluarlah dua orang pengasuh, yaitu pengasuh Anita dan pengasuh Firya. Pengasuh Firya maju beberapa langkah dan mulai berbicara menjelaskan anak-anak asuhnya untuk pulang tepat waktu hal yang terus-menerus tak lupa ia ingatkan ke anak-anak asuhnya. Lalu pengasuh Firya melihat ke anak asuhnya yang berada dibarisan belakang ,anak cewek berambut merah berumur 15 tahun itu mengalihkan pandangan nya sambil bersiul-siul sedikit . “Caroline” panggil Firya
Anak itu langsung memanatap kedepan dan mengangguk, pengasuh Firya tersenyum “ kalian, Carol dan Suzie hanya boleh pulang sampai 5 P.M” tegas Firya memandanggi cewek berambut hitam disebelah Caroline juga. Cewek berambut hitam yang sebaya dengan Caroline hanya bisa kecewa.
Firya pun melanjutkan ceramahnya,dua cewek yang ada di barisan belakang itupun kini berbicara dengan suara kecil ,sambil mencubit cewek berambut merah yang dipanggil caroline itu cewek yang bernama Suzie berkata ‘ini salah mu,kan sudah dibilangin jangan ke sana lagi’
Caroline hanya bisa merintih kesakitan dan menjawab dengan suara kecil ‘kan,sudah kubilang seupaya kamu mengingatkan aku’
‘tapi kan sudah kuingatkan jangan bermain disana berlama-lama,aku mana tahu nenek itu bangun lebih awal’
‘tuh kan salah siapa?’
‘jadi kau menyalahkan ku, hah?’
Tiba-tiba sekumpulan kertas muncul dan memukul kepala keduanya yang sedang asik berdebat, pengasuh Anita muncul dengan senyumannya dan kertas Koran yang digulung sehingga akan sakit apabila terpukul olehnya. “Tolong didengarkan ,Suzie… Carol” keduanyapun langsung serempak menjawab ya
Carol mengelus kepalanya yang sakit habis dipukul ‘pengasuh Anita sungguh menakutkan’
‘setuju’ jawab suzie mengangguk dengan suara kecil
Anita dari kejauhan tersenyum dan mengeluarkan aura yang membuat kedua anak asuhnya itu terdiamkembali. Setelah di beri nasehat seluruh anak-anak pun langsung membuat formasi untuk bisa bertahan melalui hutan apabila monster keluar. Formasi itu hanya menaruhkan Caroline didepan barisan dan Suzie di belakang barisan, kedua anak ini adalah pelindung bagi anak-anak lainnya. Atau bisa dibilang hanya Caroline lah yang bisa melawan monster-monster yang berdatangan dari hutan,anak itu cukup dipercaya sehingga memegang keamanan yang lain.
Sesampai di gerbang kota semuanya langsung berbagi tempat masing-masing untuk menjualkan rotinya. Caroline dan Suzie salah satu duo yang sangat terkenal di kota sehingga mereka memutuskan selalu menjual roti mereka bersama, bukan hanya itu yang membuat roti pun mereka sendiri sehingga mereka sangat sedikit untuk waktu tidur. Jam menunjukan jam 1 P.M duo Caroline dan Suzie sudah selesai menjual roti mereka sehingga keduanya beristirahat di sebuah taman di kota airheart. Caroline tampak menikmati makananya dan menyisakan sayuran dan Suzie malah menikmati menghitung hasil uang yang mereka dapatkan.
Sambil memandangi temannya itu Caroline langsung berkomentar “Suzie… kebiasaan mu sungguh sangatlah keteraluan… jangan menghitung uang pada saat makan!”
Kini malah suzie menyipitkan matanya dan memperhatikan kotak makan Carol “bukannya kebiasaan mu lebih parah dariku? Lagi-lagi kau menyisakan SAYURAN” seru Suzie meninggikan suaranya sedikit
“ukkhh…. Habisnya kalau makan sayuran perutku rasanya jadi lain… pengasuh Chou padahal tahu kelemahanku tapi ia malah masih menaruhkan sayuran di bekalku, dan menurutku yah… sayuranku malah lebih banyak dari kemarin-kemarin”
“itu salahmu sendiri,selalu menyisakan sayuran!!” tegas Suzie ,ia langsung memakan bekalnya dan menaruh uangnya di keranjang. Carol yang merasa kehausan melihat bahwa air minumnya sudah habis lalu langsung berdiri ingin membeli air minum.
“Suzie,berikan aku uang!!” seru Carol meminta uang ke Suzie
“kau ini yah… kalau bisa jangan mengeluarkan uang berlebihan … hemat sedikit kenapa sih... sudah tahu kau gampang haus,tapi masih juga” walaupun sedikit mengomel Suzie tetap memberikan uang kepada Carol
“aku beli dulu yah… “ia berlari dan langsung berhenti “ketemu digerbang kota saja!!!”
“ya,cepat sana!!!” Suzie menhela nafas “dasar anak itu”
Aku Suzie Suflering dan Caroline Moonlight sama-sama anak panti asuhan St.Worryworth , setiap pagi ,aku dan Caroline selalu membuat roti dan menjual sendiri,kue kami sedikitnya terkenal di kota ,bukan hanya itu Caroline juga cepat beradaptasi dengan pelanggan sehingga pelanggan kami banyak yang puas. Kalo soal keuangan semuanya di serahkan Caroline ke aku, bagian penjualan tentu saja Caroline yang cepat berteman dengan siapapun. Karena itu kami selalu bangun jam 4 pagi untuk memasak kue,dan karena Caroline yang sangat suka bernyanyi dan mengunjungi pantai kami selalu kena marah,dengan kata lain selain kami di puji kami juga biang kena marah.sekarang aku dan Caroline berumur 15 tahun,yah kehidupan kami yang biasa ini sih sungguh menyenangkan. Ah,hampir saja lupa, Caroline itu sangatlah pemberani dan cukup kuat sehingga dipercaya untuk selalu ikut pergi pagi ke kota dan melindungi yang lainnya.
Ddisebuah toko,tampak Carol sedang meminum susu cokalat. “hah… akhirnya … susu cokalat memang enak habis makan siang!”
Penjaga toko disana tertawa “ kau selalu saja bilang begitu Carol”
Beberapa ibu-ibu yang sedang berbelanja pun menyadari kehadiran Carol yang sedang berbincang dengan penjaga toko susu ,ibu-ibu itupun menyapanya.
“ah,Carol… lagi-lagi minum disini?”
Carol hanya tertawa kecil dan menganggukan kepalanya ,lalu dari toko sebelah seorang bapak-bapak ikut nimbrung
“ah,untung kau masih ada di sini Carol” seru bapak-bapak itu
Carol mengangguk “ah,siang paman”
“siang… bisakah aku memesan kue kismis 3? Besok kebetulan ada tamu yang datang dari kota Morita”
Sambil menghormat Carol menjawab “ YES ,SIR” semankin lama Carol berbincang disana semakin banyak orang yang menegur dirinya, tiba-tiba ada keributan ,di depan carol langsung lewat seorang memakai jubah hitam keduanya saling berpandangan walaupun sekejab karena orang itu berlari,dan tampak berberapa prajurit mengejarnya. Carol hanya bisa terdiam melihat orang itu pergi dan diikuti beberapa pengawal kerajaan. Dan ibu0ibu yang mengur Carol pun mulai bergosip
“pencuri yah?”
“uwaa… kita harus berhati-hati”
Penjaga toko itupun memukul pundak Carol “hei, jangan benging, kau harus cepat… Suzie menunggumu”
Carol pun langsung teringat ia langsung meletakan botol susunya dan berlari “paman ,terima kasih susunya! Semua..aku pergi!” teriak Caroline, semuanya melambaikan tangan untuk Carol.
“hahahha..anak itu… sungguh hebat!”tegas bapak-bapak
“ia, Carol sangat ceria dan ramah jadi kita tak canggung dengannya” seru salah satu ibu-ibu
“kue carol dan suzie juga enak.. kita juga boleh request ..”
Penjaga toko langsung tertawa “nampaknya carol malah lebih terkenal dari kalangan orang-orang di atas sana!” seru tukang susu itu sambil tersenyum melihat ke istana airheart.
Sedangkan Caroline yang sedang berjalan kearah gerbang kota malah melihat orang berjubah hitam yang berpapasan tadi pusing memilih jalan,tampaknya orang itu tersesat.
“hee… kau pencuri tapi tak tahu jalan yah?”Tanya Caroline tiba-tiba mengejutkan orang berjubah itu sampai terjatuh
“a…aku bukan pencuri!”jawab orang berjubah itu
“jadi kenapa kau di kejar ksatria kerajaan?”Tanya Caroline penasaran
“i.. itu masalahku…dan itu pribadi!” tegas orang itu
“hee….”Caroline jongkok melihat wajah orang berjubah itu “eh?cowok?”
orang berjubah itu menahan pundak caroline karena wajah caroline sangat dekat dengan wajahnya “to..tolong jangan pandang sedekat ini”
“ah,maaf! Hmm…” Caroline lagi-lagi memandangi cowok itu dengan wajah penuh curiga “ kau…”
“eh?he?ka.. ke kenapa?” cowok itu semangkin panic
“kau pembenuh!”tegas Caroline menebak,cowok itu langsung jatuh terbaring “eh?salah yah?... hmm,,padahal kau membawa pedang…”
“memenagnya kalau membawa pedang pembunuh apa?”Tanya cowok itu kesal berteriak dengan wajah merah, para ksatria yang mencari cowok itu langsung mengarah ke jalan Caroline dan Cowok itu “ hbhh.. gawat!” cowok itu langsung berlari meninggalkan Caroline, Caroline langsung mengejarnya, dan membekap orang itu erat cowok itu dan menariknya,cowok itu sedikit memberontak karena pada saat caroline membekap dan menariknya caroline memeluk cowok itu dari belakang,punggung cowok itu merasaakan sesuatu yang lembut menyentuh.wajah cowok itu merah dan karena keterpaksaan ia diam saja sampai ksatria itu pergi.
Carol yang merasa sudah aman langsung melepas bekapan dan pelukannya “ puah… hah.. hah… hah.. ” cowok itu ngos-ngosan karena di bekap oleh Caroline
“he… padahal kukira kau akan mati sesak nafas!”seru Caroline
“kau ingin membunuh ku hah? kau membekap mulut dan hidungku bagaimana aku bernafas dengan benar”Tanya cowok itu wajahnya masih merah dan tampak kekurangan oksigen
“ahahah.. aku hanya bercanda”seru Caroline tertawa kecil
“kau tidak tampak seperti sedang bercanda!”tegas cowok itu
Caroline tersenyum dan berdiri ,ia memberikan pertolongan dengan tangannya ke cowok itu “bukan ‘kau’ ,caroline! Panggil saja Carol “ cowok itu sedikit tersentak melihat senyum carol dan mengalihkan pandangannya lalu ia meraih tangan carol dan ikut berdiri.
“Allain! Panggil saja Allain!” tegas cowok itu memperkenalkan dirinya
“ok, Allain! Jadi.. sebenarnya masalah pribadi apa ?”
“… aku hanya ingin jalan-jalan keluar… itu saja!” serunya cukup memalas memandangi langit
“hmm… kau tahanan rumah yah…” tebak Carol sekali lagi
Allain tertawa maksa mendengar jawaban Carol
“hm?bukan yah…” Tanya Carol mendekati Allain
“anu… ini terlalu dekat…”tegas Allain “dan aku bukanlah tahanan…menurutku sih…”
“hmmm… begitu, kalau begitu akan ku bantu lari!!”tegas Carol
“eh?”
“hem,Carol sang pemandu akan membuat hari anda terbebas “ Carol berlagak formal
“a… ya,terima kasih!” Allein pun ikut formal ,Carol langsung memegang tangan Allain dan menariknya “o.. oi…” Allain sedikit terkejut karena tindakan Carol yang tiba-tiba
“ayo,cepat pergi!”tegas Carol
“anu… apa kau benar-benar tak tahu aku siapa?”Tanya Allain
“hm?kenapa.. kau Allain kan?”Tanya Carol sambil menarik Allain untuk mengikutinya
“anu.. kau sudah melihat wajahku.. dan kau tahu namaku… masih belum tahu aku siapa?”Tanya Allain merasa sedikit ada yang aneh dengan orang yang baru saja ia temui ini.
“kau adalah Allain,orang yang lari dari rumah tahanan!”tegas Carol dengan tatapan lugunya
“ukkhh…. Maksudku bukan itu……..”jawab Allain memalas ia pun menyerah untuk bertanya dan mengikuti Carol.
Carol pun mengajak Allain berkeliling kota dengan hati-hati agar kesatria tidak mengikuti , Allain cukup senang berada di luar,ia juga menyadari bahwa Carol cukup terkenal di kalangan masyarakat dan penjaga gerbang istana maupun kesatira istana.mereka istirahat di sebuah tangga yang bisa melihat pemandangan kota.
“woow,aku tak tahu bahwa di daerah sini ada pemandangan seindah ini!”tegas Allain kagum melihat pemandangan dari tangga itu
“hehehhe… aku dan Suzie lah yang menemukan tempat ini.. tempat ini memang asing dan hancur… tapi pemandangannya indah!” jawab Carol bangga memperlihatkan pemandanggan itu dan ia cukup senang karena Allain seperti orang yang sudah lama tak melihat hal-hal seindah pemandangan itu.
“hmm… Suzie… taman mu?”Tanya Allain
“yaph, teman sekamarku!” Carol langsung teringat sesuatu yang cukup ia lupakan lalu ia berdiri dan melihat menara jam besar ditengah kota airheart menunjukkan jam 04.40 p.m “akkkhhhhhhhhhhh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
“hah?kenapa?” Allain ikut terkejut
“gawat.. aku harus pulang!! Bisa-bisa aku kena marah lagi!” Carol memberikan kotak bekalnya ke Allain lalu langsung berlari meninggalkan Allain “bye,Allain! Besok semoga hari Mu menyenangkan!” teriak Carol pergi
“eh?ca… hah… cewek satu itu… dan lagi… apa ini?” Allain melihat kotak bekal Carol terdapat sayuran yang banyak dan kue “salad?dan kue?” Allain bertanya-tanya dalam hatinya,lalu memakan kue dan sayur itu “enak”
Tiba-tiba seorang kesatria cowok yang tadi berada di ruangan istana muncul berada di depan Allain “PANGERAN!!!!”teriak cowok itu
“ah,Etward…” Allain berdiri melihat kesatria itu sambil makan sayuran dan kue satu persatu “akhirnya kalian menemukan ku juga yah…”
“pangeran Allain.. kenapa anda malah lari dari pelajaran anda!”tegas kesatria itu kesal berampur cemas, tampak ia sangat kelelahan mencari pangeran itu
“bosan!”
“jangan bilang begitu! Anda adalah raja berikutnya!” tegas kesatria Etward itu tambah kesal
“hmm… Etward…”
“ya?” Tanya Etward
“apa di kota ini ada orang yang tak kenal aku?”Tanya Allain
Etward langsung tertawa dan menjawab “ itu mana mungkin pangeran… semua orang kota mana mungkin tak kenal anda!”
“hm,…”Allain melihat kotak bekal itu “begitu… hah,ayo Etward! Kita pulang ke istana!” Allain berjalan menuruni tangga
“baik!”jawab Etward
“jangan formal begitu…kau dan aku itu teman kan?”Tanya Allain
“ya,ya…tentu saja teman!” Etward memeluk Allain
“hah,,hari ini kok rasanya jadi sering di peluk yah..”keluh Allain mengingat ia di peluk oleh Carol dari belakang ,wajah Allain langsung memerah mengingat ketika ia dipeluk
“eh?Allain?wajahmu kenapa?kau demam hah?” Etward langsung panic
“bukan!” jawab Allain tegas “ah,Etward.. boleh aku bertanya padamu?”
“ya?”
“apa kau kenal Caroline?”Tanya Allain
“eh,Carol yah..ya aku kenal”jawab Etward mengangguk-anggukkan kepalanya,nempak sekali Etward sering membeli kue dari duo Caroline dan Suzie
“Carol…kau memanggilnya Carol?”Tanya allain sedikit merasa gusar
Etward merasakan sesuatu yang tak enak langsung menjawab“ya,setidaknya itu panggilannya untuk orang-orang di kota!”
“o..oh…”tambal allain singkat sedikit menghela nafas
“Carol itu anak panti asuhan yang menjual roti setiap paginya ke kota!”tambah Etward
“oh.. pantiasuhan…HEEEHH??”teriak Allain, Ia langsung menarik baju etward “apa maksudmu anak panti asuhan?”
“a,anu.. Allain?aku tak bisa bernafas…” Etward menepuk-nepuk pelan bahu Allain, Allain langsung melepaskannya “hahh… aku hamper sesak nafas,tolong jangan menarik baju seperti itu, kalau tak salah Carol itu di St.Worryworth.. berada di dekat pantai!” tambah Etward, Allain terdiam dan melihat kotak bekal yang di berikan Carol kepadanya
‘…kenapa ia bisa seterkenal itu…’ bisik Allain bersuara kecil melihat ke kotak bekal
“siapa?carol?” Tanya etward “ma..mana mungkin…. Apa Carol bertemu dengan mu Allain? apa kau di pukulnya?atau dia berbicara tak sopan?”Tanya etward panic ia sdikitnya cukup mengenal bahawa Carol cukup kuat seperti kesatria istana.
“tidak! Aku mendengar namanya dari warga kok…sudah ayo cepat kita pergi! Bisa-bisa omelanku jadi cukup panjang “tegas Allain
“hah… baik!” jawab Etward,keduanya berjalan menuju istana.
Di gerbang Suzie duduk sambil berbicara dengan pejanga gerbang, Carol langsung berteriak menyuruh Suzie lari agar mereka tak kena ceramah. keduanya pun pulang tepat waktu dan tak terkena ocehan ibu pegasuh Firya dan di biarkan tidur lebih cepat agar besok bisa bangun pagi dan membuat kue.hari-hari damai di st.Worryeroth masih berjalan seperti biasanya,bintang-bintang dan bulan masih bercahya menyinari langit pulau itu.
TANPA DISADARI… ARUS BESAR AKAN DATANG MENINGGALKAN HARI-HARI YANG DAMAI KENYATAAN BERIBU-RIBU TAHUN YANG LALU AKAN MULAI TERUNGKAP…………………………. WAKTU AKAN BERJALAN …………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Dahulu kala… beribu-ribu tahun yang lalu, di pulau Whitemoon. ada seorang wanita yang berambut dan kulitnya seputih salju , hatinya sekuat dan seputih Kristal. Karena keteguhan dan kebaikkannya,ia dicintai oleh dewa dan alam . pada malam bulan purnama,bulan memberkatinya dengan luar biasa ,memberikannya sihir yang luar biasa,kekuatan bulan (moon power) . sejak itu ia dipanggil putri bulan
Lalu terdapat 9 keluarga hidup rukun di pulau itu,keduanya saling berbagi dengan kekuatan alam. Dengan melihat kerukunan itu sang putri memanggil kesembilan keluarga dan menceritakan kekuatan sihirnya kepada kesembilan keluarga itu. Kristal bening yang ia dapat di jantung laut yang dilindungi dan diberikan bumi,yang menjanjikan kelimpahan untuk semua yang ada di pulau itu.
kristal itu mempunyai kekuatan unik,Kristal itu bisa melihat kebenaran hati seseorang(truth self) dan bisa mengabulkan semua permintaan, permintaan baik maupun permintaan jahat.putri itu sungguh baik dan jujur akan semuanya , tapi kemudian para kesembilan keluarga itu menjadi tamak,mereka ingin menguasai Kristal itu untuk keluarga mereka sendiri,kesembilan keluarga itu menginginkan kekuasan atas pulau itu. Kesembilan keluarga itu bertengkar dan berkelahi satu sama lain. Putri itu di khianati oleh orang-orang yang ia percayai dan ia sayangi. Melihat keadaan itu putri bulan menggunakan kekuatannya dan mengutuk semuanya.
‘kalian sudah menantang kehendak alam, kalian akan menderita… alam akan mengutuk pulau ini. Suatu hari nanti… akan ada orang yang berhati tulus dan berani di antara kalian. Jika dia tidak menghapus kutukan ini pada saat bulan purnama ke 9000 muncul ,pulau ini akan jatuh ke kegelapan yang abadi (eternity darkness )’
Sejak saat itu sang putri masuk ke dalam bumi dan Kristal itu menghilang dan tak ada satupun yang mengetahui dimana Kristal itu.sejarah ini selalu di ingat dan di turunkan agar pulau itu kembali damai, sejak itu di pulau itu terdapat Sembilan kerajaan yang berasal dari Sembilan keluarga. Tapi bagaimanapun pulau yang di kutuk itu sedikit demi sedikit mulai hancur, dan sejak hari itu pula kesembilan keluarga di penuhi rasa kebencian dan saling menyalahkan satu sama lain.
Semua orang di pulau itu tahu hanya satu orang yang bisa menghilangkan kutukan itu hanyalah putri bulan dan Tidak akan ada kedamaian sampai Kristal itu kembali ke bumi dan kesembilan keluarga rukun kembali.
WAKTU TERUS BERPUTAR…
Bulan ke 9000 akan segera datang…
------ bersambung --------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar